Untitled Document
» PERBANDINGAN PEMAKAIAN SUMBER AIR ALUR SUNGAI DAN SUMBER AIR WADUK TERHADAP WAKTU REGENERASI PADA PROSES DEMINT PLANT
   2013,Giyanto, Mahyunis , Syarifah Fadilah
   

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu jenuh resin pada proses demineralisasi menggunakan air alur sungai dan air waduk. Penelitian ini mengambil semua jenis sampel, yakni sampel air sumber, air sand filter, air kation, air anion dan air tangki feed (feed water tank). Air yang ingin diteliti ini kemudian diuji di laboratorium. Pengukuran hasil mutu air baku dilakukan dengan pengambilan 4 sampel untuk tiap-tiap variabel. Sampel air yang diambil diuji dilaboratorium setiap 4 jam sekali. Berdasarkan pengujian selama 6 (enam) hari, yaitu 3 (tiga) hari pengujian menggunakan air alur sungai dan 3 (tiga) hari pengujian menggunakan air waduk, dapat diketahui adanya perbedaan waktu jenuh yang terjadi pada kedua jenis sumber air tersebut. Pada proses tangki kation diketahui rata-rata waktu jenuh yang terjadi dengan menggunakan sumber air alur sungai berkisar 12-15 jam, sedangkan rata-rata waktu jenuh dengan menggunakan sumber air waduk berkisar 9-11 jam. Pada tangki anion menunjukkan waktu jenuh 8-10 jam dengan menggunakan air alur sungai, sedangkan rata-rata waktu jenuh dengan menggunakan air waduk berkisar 4-7 jam. Hal ini terjadi karena parameter mutu air alur sungai berbeda dengan parameter mutu air waduk yaitu parameter mutu air sungai lebih rendah dibandingkan parameter mutu air waduk yang diperoleh. Akibatnya, jam kerja resin pada tangki kation dan tangki anion menggunakan sumber air waduk lebih cepat jenuh. Oleh sebab itu perlu dilakukan regenerasi secara rutin pada resin agar syarat mutu air umpan boiler tercapai.

Kata Kunci : air waduk, air alur sungai, anion, kation

No. Deskripsi Ukuran  
1 Full Paper 317152 Kb Detail
       
Untuk Mendapatkan Full Content Silahkan Login Terlebih Dahulu :
Login
Username :
Password :