Untitled Document
» AGRESIVITAS DAN DINAMIKA POPULASI KUNJUNGAN SERANGGA PENYERBUK Elaeidobius kamerunicus Faust. (Coleoptera : Curculionidae) PADA BUNGA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI KEBUN GREA PT. KARYA HEVEA INDONESIA BANGUN PURBA, SUMATERA UTARA
   1301129,WIDIA LISTA NASUTION
   

WIDIA LISTA NASUTION. AGRESIVITAS DAN DINAMIKA POPULASI KUNJUNGAN SERANGGA PENYERBUK Elaeidobius kamerunicus Faust. (Coleoptera : Curculionidae) PADA BUNGA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI KEBUN GREA PT. KARYA HEVEA INDONESIA BANGUN PURBA, SUMATERA UTARA. Tugas Akhir Mahasiswa STIPAP Program Studi Budidaya Perkebunan dibimbing oleh M. Yusuf Dibisono, S.P., M.P. dan Guntoro, S.P., M.P.

 

Elaeidobius kamerunicus Faust. merupakan kumbang penyerbuk utama pada tanaman kelapa sawit. Keberadaan kumbang penyerbuk kelapa sawit di perkebunan sangat diperlukan dalam meningkatkan pembentukan buah. Kelangsungan penyerbukan pada kelapa sawit diperlukan kumbang dengan jumlah optimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui agresivitas dan dinamika populasi kunjungan  E. kamerunicus pada bunga kelapa sawit di Kebun Grea PT. Karya Hevea Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisa deskriptif dengan melakukan pengamatan dan pengumpulan data tentang agresifitas dan dinamika populasi kunjungan serangga penyerbuk pada bunga jantan anthesis dan bunga betina reseptif kelapa sawit pada tahun tanam 2010. Pengamatan dilakukan pada setiap jam, mulai pukul 08:00 WIB sampai dengan 15:00 WIB. Pengamatan dilakukan setiap hari pada pohon yang memiliki bunga reseptif dan bunga jantan anthesis, dilakukan selama 20 hari dengan pohon yang berbeda setiap harinya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa agresivitas kumbang Elaeidobius kamerunicus sebagai serangga penyerbuk utama kelapa sawit memiliki perbedaan ketertarikan yang sangat signifikan. Dimana E. kamerunicus cenderung lebih agresif untuk mengunjungi bunga jantan anthesis yaitu sebanyak 1399 ekor dari pada mengunjungi bunga betina reseptif yang hanya 25 ekor. Pengaruh suhu terhadap dinamika populasi kunjungan E. kamerunicus juga berbeda antara bunga jantan dan bunga betina. Terhadap bunga jantan, E. kamerunicus lebih aktif pada suhu 27°C. Sedangkan pada bunga betina, E. kamerunicus aktif pada suhu 30°C. E. kamerunicus aktif mengunjungi bunga jantan anthesis dan bunga betina reseptif pada kelembaban 63% dan 62% secara berturut.

Kata kunci : agresivitas kunjungan, dinamika Populasi, Elaeidobius kamerunicus, kelapa sawit, penyerbukan.

No. Deskripsi Ukuran  
1 COVER 130067 Kb Detail
2 ABSTRAK 85756 Kb Detail
       
Untuk Mendapatkan Full Content Silahkan Login Terlebih Dahulu :
Login
Username :
Password :