Untitled Document
» BLEACHING MINYAK BIJI KARET DENGAN METODE VACUM
   1302060,RIDHO AWAL
   

RIDHO AWAL BLEACHING MINYAK BIJI KARET DENGAN METODE VACUM. Tugas  AKhir Mahasiswa STIPAP Program Studi Teknologi Pengolahan Perkebunan dibimbing oleh M. Hendra S Ginting, ST., MT dan Ika Ucha P.Rangkuti, SST.,M.Si.

Minyak biji karet sebelum di gunakan sebagai minyak keperluan lainnya perlu di bleaching  terlebih dahulu. 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bleaching  (pemucatan) minyak biji karet  dengan metode  vacum  terhadap mutu yang dihasilkan. Adapun tahapan penelitian ini yaitu : persiapan bahan baku, bleaching  minyak biji karet, analisis asam lemak bebas, kadar air, bilangan peroksida, dan analisis data dengan memakai LSD (Last Significant Difference).

Adapun hasil penelitian bleaching minyak biji karet dengan metode vacum menunjukkan nilai  FFA  Run I (20,79%  dan 20,71%), Run II (20,28% dan 20,05%), Run III (21,09% dan 20,54%), dan Run IV (20,69% dan 20,58%), kadar air Run I (0,25% dan 0,25%), Run II (0,24% dan 0,22%), Run III (0,07% dan 0,06%), dan Run IV (0,05% dan 0,04%), dan bilangan peroksida Run I (19,60 meg dan 19,01 meg), Run II (11,80 meg dan 11,21 meg), Run III (9,90 meg dan 9,60 meg) dan Run IV (9,18 meg dan 8,89 meg). Kesimpulan dari hasil penelitian ini didapat kondisi terbaik  bleaching  minyak biji karet dengan metode  vacum dengan kadar FFA = 20,05%, kadar air = 0,04%, dan bilangan peroksida = 8,89 (meg H2O2/kg minyak).     

Kata kunci: Adsorben, Bleaching Vacum, LSD (Last Significant Difference) Kadar FFA, Kadar Air, Bilangan Peroksida, Minyak Biji Karet.

 

No. Deskripsi Ukuran  
1 COVER 29227 Kb Detail
2 ABSTRAK 30579 Kb Detail
       
Untuk Mendapatkan Full Content Silahkan Login Terlebih Dahulu :
Login
Username :
Password :