Untitled Document
» ANALISIS KADAR HARA N P K PADA PROSES DEKOMPOSISI AEROB LIMBAH PABRIK KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BIODIGESTER
   12011333,BAGUES ANGGARA
   

BAGUES ANGGARA. ANALISIS KADAR HARA N P K PADA PROSES DEKOMPOSISI AEROB LIMBAH PABRIK KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BIODIGESTER. Tugas Akhir Mahasiswa STIPAP Program Studi Budidaya Perkebunan dibimbing oleh Dr. Mariani Sembiring, S.P., M.P. sebagai pembimbing I  dan Guntoro, S.P.,M.P. sebagai pembimbing II.

Pemanfaatan limbah padat dan cair pabrik kelapa sawit dilakukan pengomposan.  Untuk mendukung proses pengomposan tandan kosong kelapa sawit diperlukan bahan pengurai (aktivator) seperti Microorganisme selulolitik (MOS)  & Effective Microorganisme (EM-4). 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi perlakuan terhadap kadar hara N P K kompos yang terbentuk dan perlakuan terbaik terhadap kadar hara N P K pada proses dekomposisi. Penelitian dilaksanakan di Areal Rumah Kaca STIP-AP LPP Kampus Medan dengan waktu penelitian dimulai dari bulan April sampai dengan September 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama terdiri dari 4 taraf Amandemen yaitu A0 (bahan dasar tanpa amandemen), A1 (bahan dasar dengan pemberian amandemen 3,6 kg kotoran sapi), A2 (bahan dasar dengan pemberian amandemen 1,2 kg kotoran ayam), A3 (bahan dasar dengan pemberian amandemen 1,8 kg kotoran sapi dan 6 ons kotoran ayam). Faktor kedua terdiri dari dua taraf Micro Organisme Selulolitik yaitu M0 (bahan dasar tanpa mikroba) dan M1 (bahan dasar dengan pemberian mirkoba 75 ml Mos dan 75 ml EM4). Pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan dilakukan uji Beda Nyata Terkeci (BNT) dengan taraf 5 % dan 1%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian amandemen 3,6 kg kotoran sapi (A1) memiliki kadar hara N dengan nilai 1,282 yang mampu meningkatkan kadar hara N sebesar 15,6 % bila dibandingkan dengan tanpa amandemen (A0) yang hanya memiliki nilai 1,082 dan analisis kadar hara N awal adalah 0,3 %. Pemberian amandemen kotoran sapi 1,8 kg dan 6 ons kotoran ayam (A3) memiliki kadar hara P dengan nilai 0,222  bila dibandingkan dengan tanpa amandemen (A0) dengan tingkat kadar hara P hanya mencapai 0,123. Peningkatan kadar hara P pada (A3) mencapai 44,594 % dari perlakuan kontrol (A0). Nilai kadar hara K mencapai 1,392 (A3) dengan perlakuan pemberian amandemen 1,8 kg kotoran sapi dan 6 ons kotoran ayam.  Kemudian perlakuan kontrol (A0) memiliki kadar hara K  terendah dengan nilai hanya mencapai 1,203.  Dengan demikian peningkatan kadar hara K pada perlakuan (A3) mencapai 13,533% dari kontrol (A0).

Kata kunci : Microorganisme selulolitik  (MOS), Limbah Pabrik Kelapa Sawit, Kadar Hara N P K, Mikroba

No. Deskripsi Ukuran  
1 Cover 92511 Kb Detail
2 Abstrak 87186 Kb Detail
       
Untuk Mendapatkan Full Content Silahkan Login Terlebih Dahulu :
Login
Username :
Password :